Sabtu, 27 Februari 2021

Explicit #2


Halloo!

Terima kasih telah men-scan barcode yang ada di kemasan #SEEKORYUNUSPROJECT Volume Explicit #2. Volume kali ini sungguh sangat amat baik untuk kalian yang telah membelinya. Karena Volume Explicit ini berbeda dari vol-vol biasanya. Volume Explicit sendiri menghadirkan kopi yang jarang ditemukan. Mungkin akan asing. Namun, keasingan ini membuatnya mempunyai nilai Explicit. Maka dari itu, Expicit Volume dibuat.

Terlebih lagi, kopi yang ada pada vol ini, sangat amat rare. Karena varietas kopi ini sendiri hanya ada beberapa tempat di dunia. Salah satunya di Gunung Ijen.

Berikut profile dari beans yang ada di volume explicit #2 ini.



Java Ijen Blue Mountain 

Origin : Selapak, Megasari, Mt. Ijen.
Variety : Jamaican Blue Mountain (Single Var.)
Altitude : 1300 masl
Process : Fully Washed
Roaster : NP Paonganan (SCA Certified Roaster) [@intonpaonganan]
Profile Roasting : American Roast 
Cupping Note : 

Orange, Floral, Chocolate (10/3/21)
Sweet Green Apple, Vanili, Floral, Chocolate with Orange and Chocolate aroma (12/3/21)


---

Dalam vol explicit #2 ini, varietas itu lah yang menjadi keistimewaannya. Jamaican Blue Mountain sendiri adalah varietas mutasi dari varietas Typica yang tumbuh di Jamaica. Di Jamaica, varietas ini sendiri tumbuh subur di pegunungan terpanjang di Jamaica yaitu, Blue Mountain

Kopi Jamaican Blue Mountain sendiri pun memiliki karakter rasa yang khas, smooth, balance, mild flavour dengan clean aftertaste menjadi kan kopi ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Bahkan ada sebuah minuman yang menjadikan kopi varietas ini yang originnya dari Jamaica menjadi sebuah bahan utama minuman tersebut. Maka dari itu, kopi ini sangat mahal dijual. (https://www.muggswigz.com/mugg-s-buzz/27-coffee-growing/97-why-is-jamaican-blue-mountain-so-expensive)

Terlebih lagi, ternyata hanya ada beberapa tempat yang bisa membuat varietas ini tumbuh dengan subur. Salah satunya di Indonesia. Di Indonesia sendiri, ada beberapa tempat yang dapat membuat kopi varietas ini tumbuh. Salah satunya adalah, Gunung Ijen. Yak, kopi yang sekarang ada di tangan kalian, adalah salah satu kopi langka yang bisa dibilang explicit. Taste note yang sangat tegas, juga membuat kopi ini explicit. Maksud tegas di sini, ketika kalian menyeduh, kalian akan menemukan taste note yang tak jauh dari cupping note nya. Hal ini sama seperti kalian menyeduh Geisha. 

Mungkin untuk penyeduhan yang baik, gue akan menyarankan penyeduhan seperti berikut:

Dripper : V60 Hario 01 (Paper White 01 - Hario)
Dose : 11,5 gr coffee
Water : 220 ml
Grindsize : Fine to Medium
Temperature : 92
Brewing Step

First Pour, 55 ml water circular pouring. wait until 45 second
Second Pour, 80 ml water.
Third pour, 85 ml water. Cut on 2.40.

Note: Orange Aroma, Green Apple, Floral, Chocolate.



Enjoy the Jamaican Blue Mountain!

Selasa, 09 Februari 2021

Pacamara


 


Hai!

Terima kasih sudah menscan barcode yang ada pada packaging #SEEKORYUNUSPROJECT VOL. 5.

Dalam VOL ke 5 ini, gue (@seekoryunus), selaku yang punya project, berkolaborasi dengan Homies Beans (@homiesbeans) dan Giotama Putra (@giotamaptraaa).

Siapa sih mereka? Kok bisa colabs gitu?

Mereka adalah kawan gue, tentunya dalam dunia perkopian. 

Dan kami memiliki tujuan yang sama; kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda untuk dinikmati. Tentunya berjalan ke arah kiri dikit gapapa, kan?

Mungkin, kiri kami masih dibilang tidak kejauhan sih, karena kami hanya menghadirkan kopi yang enak namun tidak sedang ramai di pasar. Maka dari itu, akhirnya kami berunding. Dan akhirnya kami pun memilih kopi:


 
 PACAMARA, NICARAGUA
 
 Origin: Jinotega, Nicaragua
Varietal: Single Var. (Pacamara)
Altitude: 1400-1600 Mdpl
Process: Fully Washed
Roasting Profile: Light to Medium 
Roasting Date: 13/02/2012
Roaster: @seekoryunus
Cupping Note: Strawberry, Green Apple, Green Grape, Caramel, Almond, Chocolate, Floral, Black Tea with Nutty and Fruity Aroma (17/02/21)

---
 
Terdengar biasa mungkin. Namun, kita harus tahu, betapa spesialnya sebuah "Pacamara" sendiri.
 
Pacamara sendiri adalah varietas kopi arabika yang bisa dibilang unik, karena Pacamara adalah varietas yang dihasilkan karena perkawinan antara dua jenis varietas arabika yang sangat berbeda. Pacas dan Maragogype. Pacas adalah mutasi dari varietas Bourbon dan Maragogype adalah mutasi dari varietas Typica.  (https://perfectdailygrind.com/2015/11/interview-whats-so-special-about-pacamara/)
 
Picture 
 beda fisik berbagai macam beans
(https://www.twentytwentycoffee.com/blog/menelusuri-biji-kopi-pacamara)
 
Pacamara ditemukan oleh The Salvadoran Institute for Coffee Research (ISIC) pada tahun 1958. Pacamara sendiri juga adalah varietas kopi langka dan sering digunakan pada kejuaran kopi dunia. 

Pacamara mungkin menurut beberapa orang adalah sesuatu yang asing. Namun, varietas ini adalah sesuatu yang spesial. Bahkan beberapa roastery di dunia, menjadikan kopi ini sebagai kopi yang mereka sukai. 
 
Seperti itulah, sedikit info tentang varietas kopi pada vol ini.
 
Untuk menambah spesial Vol. ini, kami akan membagikan tiga resep seduh yang kami buat khusus untuk kopi dalam vol ini. Berikut resep seduh yang kami bagi untuk kalian:


Yunus (@seekoryunus)
 
Dripper : Timemore, Crystal Eye 01, Kaca
Paper: Hario 01
Dose : 12 gr
Water : 200 ml (Cleo)
Grindsize : Medium
Temperature : 90°C
Brewing Step
○ First Pour, slowly pour 30 ml water wait until 30 second.
○ Second pour, pour 100 ml with zig-zag technique.
○ Last, 70 ml, with circular. Time brewing is 2.00.
 
 
Note : Sweet and Fruity Aroma, Green Apple, Dried Fruit, Hint of Strawberry, Floral, Black Tea and Caramel.
 

Aldi (@homiesbeans)
 
Dripper : Torch Mountain (filter Kalita Wave)
Dose : 13 gr
Water : 250 ml (Aqua)
Grindsize : Medium to Coarse
Temperatur : 90°C
Brewing Step
 
○ First, Slowly pour 80 ml, wait until 1 minute.
○ Then, Slowly pour 40 ml, wait until 1 minute 30 second.
○ Last, Slowly pour 130 ml, wait until 3 minutes.

Tips: Please, pour slowly, give extra agitation and wait until ground coffee is dry at your every pouring. 

Note: Orange, Rose, Slighty Almond, Tea-like.


Gio (@giotamaptraaa)

Alat Seduh : Aeropress (one paper)
Dose : 17 gr
Water : 200 ml (Cleo)
Grindsize : Coarse
Temperatur : 85°C
Brewing Method : Inverted
Brewing Step :
○ First Step, Pouring 50 ml, aduk 5 kali lalu tunggu 30 detik.
○ Second Step, Tuangkan 150 ml, lalu tunggu 2 menit 30 detik. Lalu tutup dengan filter cap.
○ Third Step, balik Aeropress dan press selama 40 detik.

Note: Green Apple, Caramel, Floral, Hint of Dried Fruit, Tea-like with Fruity Aroma.


Resep dari Bimo Cyrill (@bimo_cyrill)
Dengan V60 Hario 01, Hario Paper Filter
Dose : 12,5 gr
Water : 220 ml (Cleo)
Grindsize : Fine to Medium
Temperature : 90°C
Brewing Step

○ First Pour, slowly pour 45 ml water wait until 30 second.
○ Second pour, fastly pour 45 ml water wait until 1 minutes
○ Then, 50 ml, wait until 1.30
○ Last, 70 ml, cut at 2.00
 
Note : Strawberry, Green Apple, Dried Fruit, Caramel, Almond, Black Tea.

---




Please, Enjoy, Our Pacamara!